Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Getol Tarik Investor, Bontang Sediakan Karpet Merah Perizinan dan Inovasi Promosi

DPMPTSP membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor dari skala nasional hingga internasional dalam upaya mewujudkan Bontang sebagai kota yang ramah investasi.
Karyawan memperlihatkan uang Rupiah dan Dolar AS di salah satu tempat penukaran uang asing di Jakarta, Senin (3/3/2025). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memperlihatkan uang Rupiah dan Dolar AS di salah satu tempat penukaran uang asing di Jakarta, Senin (3/3/2025). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Bontang kian agresif dalam menarik investasi dengan menjadikan kemudahan perizinan, pelayanan prima, dan inovasi promosi sebagai tiga pilar utama strategi. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang Muhammad Aspiannur mengatakan strategi ini dipandang sebagai ujung tombak untuk merealisasikan visi kota sebagai destinasi investasi yang atraktif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.

“Kita mesti lakukan seperti memberikan kemudahan pelayanan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (2/4/2025).

Salah satu implementasinya adalah sistem perizinan daring (online) yang memungkinkan investor mengurus izin investasi secara efisien dan transparan.

Lebih lanjut, Aspiannur menjamin bahwa DPMPTSP tidak hanya memberikan kemudahan prosedural, tetapi juga berorientasi pada keberhasilan investasi. Pernyataan ini mengindikasikan pendekatan proaktif pemerintah kota dalam memastikan win-win solution bagi investor dan daerah.

Selain itu, DPMPTSP membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor dari skala nasional hingga internasional dalam upaya mewujudkan Bontang sebagai kota yang ramah investasi. 

Aspiannur memaparkan pendampingan komprehensif dan penyediaan informasi detail mengenai peluang investasi di berbagai sektor unggulan Bontang turut disediakan sebagai bagian dari pelayanan terpadu. 

Langkah ini bak gayung bersambut dengan potensi Bontang sebagai kota industri dan jasa yang memiliki daya tarik investasi signifikan.

Aspiannur meyakini investasi yang masuk akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi Bontang, sejalan dengan visi Walikota Neni Moerniaeni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Adanya investasi akan menciptakan efek domino positif, termasuk tumbuhnya lapangan kerja yang signifikan bagi warga Bontang,” katanya. 

Kendati demikian, efisiensi anggaran yang saat ini menjadi fokus pemerintah turut memengaruhi strategi promosi investasi. Aspiannur mengakui alokasi anggaran untuk promosi di luar daerah mengalami penyesuaian. 

“Kami tetap berusaha untuk mempromosikan Bontang dengan cara yang efisien, untuk menjangkau lebih banyak calon investor dengan biaya yang lebih efisien pula,” ucapnya.

Sebagai respons, DPMPTSP beralih ke strategi promosi yang lebih inovatif, seperti memanfaatkan media sosial dan menjalin kemitraan dengan media massa lokal dan nasional.

Adapun dia berencana untuk menggandeng kementerian dan pemerintah provinsi guna memperkuat upaya promosi dan perencanaan investasi. Dukungan dari tingkat pusat dan provinsi diharapkan dapat menjadi angin segar bagi upaya Bontang menarik investasi.

“Kami berkomitmen penuh untuk memaksimalkan sumber daya yang ada, menjadikan Bontang sebagai pilihan utama bagi investor, bahkan di tengah tantangan keterbatasan anggaran,” tuturnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper